Waktu
semakin berjalan sangat cepat, menjauh dari cerita lampau tentang aku dan dia.
Waktu yang berjalan tak mampu hentikan aku tuk tetap mencintainya. Cinta yang
ada di dalam hati ini, bagaimana bisa aku harus melupakannya. Cinta yang mampu
membawaku ke dalam kenyataan bahwa hidup harus terus berjalan. Namun apa yang
ku dapat, mendengar kata cinta darinya pun tak pernah ku dengar. Melihat
ekspresi cintanya padaku juga tak pernah ku lihat. Apa yang harus ku lakukan
untuk membuang dan memadamkan seluruh rasa cintaku untuk dia. Untuk apa
mencintainya jika hanya luka batin yang dirasa. Untuk apa selalu mengharapkan,
namun yang diharap tak kunjung datang pula. Yang ada hanyalah kabut putih
menyelimuti hati dan menjadikannya beku. Cintaku bukan hanya sekedar rasa,
cintaku juga ingin memilihnya. Meski ku tahu aku bukanlah siapa-siapa di
hatinya. Aku tahu dia hanya memandangku sebagai teman dan tak lebih. Tapi mau
ku apakan rasa cinta yang mendalam ini. Ingin membuangya tapi serasa tak ingin
membuangnya, ingin kulepas tapi ku tak ingin melepaskannya. Ingin kulupakan
tapi hatiku berkata suatu saat nanti dia akan jadi milikku, lalu apa yang harus
aku lakukan untuk saat ini. Setiap hari bayangannya selalu muncul di pikiranku
setiap detiknya tanpa aku kehendaki. Untuk apa di ucapkan jika hanya janji
palsu yang di berikan. Untuk apa diberikan kata yang mampu membuatku luluh,
namun akhirnya justru beralih menjadi senjata yang menusuk hati.
Aku
bukanlah peramal yang mampu mengetahui isi hatinya. Aku hanya insan biasa yang
selalu berharap dia mencintaiku. Aku juga bukanlah pujangga yang mampu
membuatya luluh dengan kata-kata yang ku buat. Aku hanyalah seorang gadis yang
percaya Tuhan akan berikan dia untukku suatu saat nanti. Lalu bagaimana dengan
semua harapan itu ? apakah akan menghilang seiring berjalannya waktu seperti
yang sudah-sudah. Ataukan keyakinan ini akan luntur begitu saja, tanpa dia tahu
aku sangat mencitainya.
Aku
ingin dia tahu cinta ini ingin kuberikan pada hati yang ku pilih,. Meski hati
tak sempat mengatakannya, aku ingin dia tahu. Bukan hanya aku yang tahu tentang
hatiku, tapi aku ingin dia tahu tentang hatiku ini. Kisah yang kelabu kumohon
segera berakhirlah dalam hidup ini, biarkan hatiku menopang sebuah kisah cinta
antara aku dan dia. Biarkan hatiku merasakan indahnya cinta, bukan hanya
kenangan yang menyedihkan tentangnya. Aku mohon, aku ingin dia tahu hatiku
memilihnya, Tuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar