Ah sudahlah
jangan berbicara tentang cinta lagi, aku sudah lelah mendengarnya.
Berdiam
diri di pagi rasanya sangat melelahkan. Merasakan pagi yang sepi dan sunyi
membuat diri terbelenggu dalam kepenatan saja. Lagi dan lagi berkata soal
waktu. Sungguh cepat bukan, kini 22 desember 2015, yang lalu 27 september 2013.
Dua tahun berlalu, berlalu begitu cepat. Bukan berarti tak ada yang terjadi. Banyak
yang terjadi, sangat banyak bahkan dia pun tak tahu, begitupun aku tak tahu apa
yang terjadi. Jika dihitung dengan hari lama bukan?, sekian ratus hari
terhabiskan untuk memikirkan cara bagaimana membuang semuanya, bagaimana. Berusaha?
kau pikir belum kulakunkan? Sudah! Mengunci rapat? Sudah pula kulalukan!. Lucu bukan?
Silahkan tertawa!.
Tapi
sudahlah, aku sudah letih untuk berbicara tentang ini. Tahun demi tahun semakin
berubah, semakin bertambah tidak mungkin berhenti pada hari ini, tapi apa yang
kulakukan, masih banyak bunga yang belum ku tanam pada dunia ini. Mau jadi apa
aku? Hingga sudah setua ini tak tau kemana arah dan tujuan selanjutnya.
Entahlah
aku hanya bersabar, bersabar menantikan kejutan dari Tuhan seraya berusaha. Berusaha
katamu? Iya, termasuk berusaha melupakannya?. Aishhhhh sudahlah, hentikan
pembicaraan kita. Sudah ku bilang letih memikirkan dia yang tak pernah
memikirkan. Sudahlah bukankah dia baik-baik saja bersama dunianya. Sudah aku
bilang sudah, jangan sekali-kali membicarakannya lagi. Ku bilang sudah entah
esok atau lusa cukup katakan sudah untuk dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar